Rumah berbagi cerita

Weeeww…

Beberapa hari yang lalu ibu saya tiba2 menyodorkan secarik kertas kepada saya. Bunyinya begini:

” Tadi di mobil papa bilang mulai hari Senin udah nggak kerja lagi. Perusahaan sudah nggak sanggup bayar gaji papa.”

Weeww… Mendadak sekali pikirku, tapi apa mau dikata. Sebagai satu-satunya pengangguran di rumah ini, saya wajib berpikir keras mengenai masa depan diri saya sendiri. Apa yang bisa saya buat ke depan… Dari sekian banyak pikiran yang simpang siur dalam kepala saya, satu hal yang pasti saya akan kursus menjahit! Ya, saya akan nyemplung ke dunia wanita yang sebenarnya…hihihi…

Okay, we’ll see apa yang akan saya buat dengan ketrampilan baru saya….  Have a nice day everyone…

Cheers,

Suntea


Posted in Uncategorized

Telepon aneh

Siang itu telpon saya tiba-tiba berderig, ketika saya melihat ke layar handphone ternyata ayah saya yang menelpon.

Papa: Halo

Saya: ya, halo

Papa: ini Santy?

Saya: iya

Papa: ini Santi bukan?

Saya: iya, pa ini ade

Papa: ooo kok suaranya lain, saya jadi nggak ngenalin… *sambil tertawa kecil*

Saya: ada apa?

Papa: Hmmm….. apa ya?

Saya: loh gimana sih?

Papa: saya lupa!

Saya: *gleg?!*

Papa: Saya tadi mau ngomong apa ya? hmmm… *berusaha mengingat* Ah, saya nggak ingat. Ya sudah nanti kalau sudah ingat saya telpon lagi.

Saya: tertawa terbahak-bahak…

 


Posted in Uncategorized

I’am back….

Udah lama banget meninggalkan rumah yang satu ini… Jangan tanya kenapa, karna saya juga nggak tau kenapa… Tadi saya habis baca blog milik seseorang lalu kemudian rasa kangen dengan rumah ini tiba-tiba saja muncul. Sebenarnya saya juga belum tahu akan menulis apa tapi saya ingin memulai langkah pertama (lagi) menulis di tempat ini.

Okay, saya lega telah kembali ke rumah ini…

Semoga mulai sekarang saya akan tetap setia berbagi cerita yang bermanfaat bagi siapa saja…setidaknya bagi saya sendiri…

Cheers..

Suntea

 


Posted in Uncategorized

sushi games


Posted in Uncategorized
Tags:

Sedang BT

Sudah lama tidak meramaikan blog ini. Dan sudah sangat lama menahan diri untuk tidak memenuhi blog ini dengan sumpah serapah. Tetapi saat ini sedang sangat ingin berkoar-koar (masih menahan diri untuk tidak ber-sumpah serapah) tentang ketidakstabilan pikiranku….

dia berkata “Kepercayaan itu bukan dibentuk melainkan diyakini”.  Dia berkata “Masalah itu tidak hanya berasal dari luar tetapi juga dari dalam”.

Mengapa aku yang sekarang bisa menjadi seperti ini? Sudah lama aku cari jawabannya. Bisa nggak sih pertanyaan pertanyaan tadi nggak wira-wiri di kepalaku? Bisa nggak sih aku mendapatkan waktu untuk meyakini perasaanku?

Bagaimana mungkin aku meyakini tentang adanya Tuhan jika aku tidak pernah mengalami interaksi dengan-Nya. Bagaimana mungkin tanpa mengenal tentang sososk-Nya aku bisa menyandarkan diriku pada-Nya??? Apalagi mempercayakan seluruh hidupku pada-Nya. Apakah tanpa kenal siapa Dia, bagaimana Dia terlibat dalam hidupku, tiba2 aku bisa meyakini tentang-Nya dan mempercayakan seluruh hidupku padaNya??

Aarrrgggghhh……aku sedang pusing, aku sedang bingung. Aku sedang tidak ingin menulis apa-apa, aku tidak ingin memendam perasaan ini….aku hanya ingin teriak, marah, misuh.

Kenapa sih begitu sulit bagimu untuk memahamiku? Aku terbentuk seperti ini karena ulahmu. Tak sadarkah kamu akibat dari perbuatanmu ternyata juga berbalik menyakiti hatimu?  Apakah aku ingin menjadi pribadi yang seperti ini? TIDAK.

Aku hanya ingin kamu tahu, bahwa aku tidak ingin menyakitimu. Aku hanya butuh waktu untuk bisa mendapatkan kembali diriku yang dulu. Bersediakah kamu memberi aku waktu?

:: Aku yang sangat mencintaimu, dulu-sekarang-dan-SELAMANYA ::


Belajar bisnis

Konbanwa aka Selamat malam…

Jadi ceritanya begini,

Dari dulu nyokap suka dimintain tolong buat menghias hantaran teman-teman yang ingin mengadakan lamaran…awalnya sih cuma nolong aja dan belum terima order secara rutin.. Tapi setelah dipikir-pikir, kenapa nggak dijadiin bisnis sekalian?? Lumayan kan, setidaknya nyokap bisa bekerja dari rumah, nggak perlu repot-repot jaga warung setiap hari dan bisa dapet uang tambahan…

Nah, sebentar lagi kan gwe lulus tuh…kepingin juga bikin usaha serius yang bisa menghasilkan…secara bokap juga harusnya udah pensiun dan menikmati masa tuanya.

Akhirnya kita sepakat memutuskan untuk belajar bisnis… Jadi buat temen-temen yang merasa perlu jasa pembuatan hantaran bisa menghubungi kami di www.jarikreatif.wordpress.com dan kalau ingin bertanya bisa mengirim email di alamat : jarikreatif@yahoo.com.

Di blog tersebut akan saya tampilkan contoh karya yang telah kami buat. Maaf tidak banyak contohnya karena sering kelupaan untuk didokumentasikan.hehehe…maklum dulu cuma terima proyek teman…

Saat ini kami berupaya  melayani pelanggan dengan sebaik-baiknya. Nggak usah khawatir masalah harga, kita mencoba memberikan harga yang reasonable buat pelanggan kita. Syukur-syukur bisnis ini bisa berkembang dengan baik. Pastinya ke depan kita akan terus berinovasi dengan kreasi kita dan bekerja dengan profesional.

Kami tidak hanya melayani jasa pembuatan hantaran tetapi bisa juga membuatkan bingkisan ucapan terimakasih bagi panitia. Bingkisan ini biasanya berisi handuk, sabun mandi dan bodylotion. Bingkisan tersebut dikemas dalam keranjang rotan dan diberi hiasan. Isi bingkisan bisa disesuaikan dengan keinginan. Untuk gambaran lebih jelasnya menyusul ya…

Kami tunggu pesanan Anda…

Cheers,

-Suntea-


Posted in Uncategorized

“Skripshit”

Jadi ceritanya begini,

Belakangan ini saya jadi orang yang sensitip banget, ga tau kenapa…dikit2 kesel, dikit2 manyun, pokoke gag bangedlah…

Mungkin saya bosan ngerjain skripshit ini…padahal saya udah dapet Dosen yang sangat welcome, sangat mendukung, sangat enak diajak diskusi…tapi entah kenapa kepala rasanya jadi semakin buntu begitu ngeliyat skripshit yang gag maju-maju…

Ditambah lagi kemaren saya ke Jakarta buat nyari bahan di perpusNas…Bayangkan saya sampe jauh2 ke Jakarta lagi dalam rangka mencari referensi! (more…)


Posted in Uncategorized

“Pelajaran bermimpi”

Jadi, awalnya begini…

Dulu saya sempat merasa kalo hidup saya tuh membosankan…memang, ada saat2 tertentu yang  membahagian dan membekas buat saya. Tapi sebagian besar waktu yang saya jalani hanya berisi rutinitas saja… Sebetulnya, saya itu orang yang senang berkegiatan, tapi jeleknya saya suka malu kalau harus bergabung dengan sebuah komunitas baru seorang diri. Alhasil, malunya saya jadi bikin hidup saya mandeg.

Suatu kali saya pernah memiliki (more…)