Berhubung ini tempatnya memperkenalkan diri, saya akan mencoba mendeskripsikan tentang diri saya.
Tentang nama Saya…
Nama saya Sylvana Santi Santosa. Karena saya beragama Katolik maka saya mendapatkan dua nama tambahan (baptis dan krisma), Stefanie dan Skolastika. Kalau digabung, nama saya akan menjadi Stefanie Skolastika Sylvana Santi Santosa, dan akan mendapat gelar S.Sos pada saat saya lulus nanti. (Sekarang nama saya telah lengkap dengan tambahan S.Sos dibelakangnya….yeeeyyy….-red)
Stefanie adalah nama baptis saya. Sebetulnya tidak ada Santo atau Santa bernama ini, tapi karena kesalahpahaman jadilah nama Stefanie. Akhirnya saya berlindung di bawah naungan Santo Stefanus.
Skolastika adalah nama penguatan. Nama ini merupakan kenang-kenangan dari seorang pastur (alm. Rm Krismanto, PR) yang meninggal karena kecelakaan tepat satu minggu setelah memberi nama ini kepada saya.
Sylvana diambil dari nama Artis Hollywood yang terkenal di era ayah saya.
Santi adalah gabungan dari nama kedua orang tua saya SANtoso dan yetTY. Sebetulnya ibu saya maunya Santy dengan akhiran “Y” tapi berhubung pegawai aktenya “memaksa” menggunakan akhiran “I” jadilah nama saya beakhiran “I”.
Santosa adalah nama keluarga. Ayah saya menginginkan seluruh keturunannya hingga seterusnya tetap mengabadikan nama Santosa sebagi tanda pengenal.
Kenapa nama saya diawali dengan huruf “S” semua? Sewaktu saya tanya ibu saya, katanya, ayah saya ingin, semua anak-anaknya memiliki nama dengan awalan huruf “S”. Tapi dari semuanya, cuma saya yang berhasil memenuhi idealisme ayah saya tersebut.
Saya lahir di Jakarta tanggal 5 Februari tahun 1984. Kalau tidak salah hari Minggu Pahing. Kata ibu saya, menurut tanggalan Jawa , orang yang dilahirkan pada hari Senin Pahing wataknya keras. Seperti batu.
Sekolah saya
TK saya tidak jauh-jauh dari rumah, TK. Santa Anna namanya. SD hanya pindah gedung di sebelahnya, SD. Van Lith II. Jakarta Timur tahun 1990-1996. SMP mulai agak jauh, saya menempuh perjalanan 45 menit untuk sampai di SMP. St. Ursula Jakarta Pusat sampai tahun1999. Melanjutkan SMA di tempat yang lebih jauh lagi, 600km untuk mencapai Jogjakarta dan saya menghabiskan masa SMA di SMU. Stella Duce 1 Yogyakarta hingga tahun 2002. Kota gudeg yang selalu nganggeni. Berhubung sudah jatuh cinta dengan Jogja, akhirnya saya putuskan untuk kuliah di sini saja, Univeritas Atma Jaya Yogyakarta jurusan Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi studi penyiaran. Saya resmi masuk kuliah tahun 2002 dan masih berstatus mahasiswa hingga sekarang (2008-red.)
Tentang saya
Saya anak bungsu dari tiga bersaudara. Saya memiliki dua orang kakak laki-laki yang keduanya sudah berkeluarga. Saya memiliki dua keponakan laki-laki yang berumur 5 tahun dan 4 tahun. FYI, saya sedang menunggu kelahiran dua (lagi) keponakan baru yang diprediksikan akan lahir di bulan Juli dan Agustus 2oo8. Makin ramai deh…
Sebagai anak bungsu saya memang merasakan yang namanya dimanja..hehehe…maaf ya kakak2ku.. Apalagi saya adalah perempuan satu-satunya. Salah satu yang juga memanjakan saya sebenarnya adalah kakak saya yang kedua. Dulu, dia gemar mengantar saya pergi ke sana-sini. Akibatnya, saya jadi tidak berani pergi kemana-mana sendirian, khususnya kalau jarak tempuhnya cukup jauh.
Saya sangat mencintai keluarga saya. Bagi saya mereka adalah semangat. Hubungan saya dengan keluarga bisa dikatakan dekat. Kami adalah keluarga yang saling memperhatikan satu sama lain. Saya dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang sederhana.
Waktu kecil, ayah saya suka mengajak saya dan keluarga pergi mengunjungi tempat-tempat baru. Walaupun bukan perjalanan wisata yang mewah tapi setidaknya saya sudah pernah sampai ke Bali. hehehe…Ayah saya setiap minggu mengajak saya pergi ke mall, tidak untuk berbelanja, hanya sekedar lihat-lihat dan makan. Yang penting refreshing.
Saya senang menjaga relasi dengan teman-teman saya. Saya memiliki seorang sahabat sejak TK yang hingga sekarang tidak pernah kehilangan kontak. Saya juga masih sering berhubungan dengan beberapa teman SD, SMP, dan SMA. Begitu juga dengan teman-teman dari tempat saya bekerja dulu.. Mereka mampu memberi suntikan kesegaran di kala penat…That’s what friends are for katanya, hehehe…
Sifat dan kebiasaan saya
Banyak orang yang bilang saya jutek. Muka saya memang begini dari sananya, jadi mau bagaimana lagi? Ketika berkenalan dengan orang baru saya tidak bisa langsung ceriwis. Saya perlu waktu untuk beradaptasi. Jika sudah mengenal saya, mereka baru tahu saya yang sesungguhnya.
Banyak orang bilang saya galak. Saya tidak suka sesuatu berjalan tidak sesuai dengan kehendak saya. hehehe… Saya akui saya temperamen. Tetapi saya juga hanya akan marah jika ada alasannya. Memangnya saya gila, marah2 tanpa sebab.
Ekspresif. Orang akan mudah mengetahui saya sedang good mood atau sedang bad mood. Jika sedang bad mood saya lebih memilih diam dan menghindar dari teman-teman, kecuali teman2 terdekat, saya takut mereka ikut kecipratan.
Saya suka kerapian dan kebersihan.
Saya sulit bangun pagi…Kecuali ada alasan mendesak seperti pergi ke sekolah, kuliah, berangkat kerja…
Saya adalah pecinta lingkungan. Dari dulu saya lebih memilih menaruh sampah pelastik dalam tas saya daripada membuang sampah di sembarang tempat. Orang-orang yang mengenal saya pasti mengerti kalau saya cerewet sekali mengenai ini. Saya tidak suka melihat orang buang sampah sembarangan, membiarkan air mengalir tanpa digunakan pada saat menggosok gigi, mencuci tangan atau mencuci piring. Pokoknya saya tidak suka lihat air terbuang-buang percuma. Banyak orang kesulitan memperoleh air bersih, maka dari itu, jangan sampai air bersih terbuang sia-sia. Saya orang yang tertib mematikan lampu pada saat tidak digunakan. Saya mulai mengurangi penggunaan pelastik dan hal tersebut saya “paksakan” kepada ibu saya. :p
Saya tidak suka dengan asap rokok. Saya tidak suka dengan perokok. Orang-orang terdekat saya pasti menjauh ketika mereka akan merokok.
Saya tidak suka dengan kucing. Karena saya punya beberapa pengalaman buruk dengan kucing.
Sejak kecil terbiasa menerima uang bulanan, jadi sampai sekarang terlatih mengelola keuangan. Cukup nggak cukup ya segitu itu. Kadang-kadang teman saya suka gemas melihat saya menulis pengeluaran dengan rinci. Menurut pengalaman saya, kalau tidak dicatat, kita tidak akan tahu keperluan apa yang membuat kantong kita jebol. Dengan mencatat, saya jadi bisa menentukan pos-pos apa saja yang memerlukan uang lebih dan yang mana yang harus ditekan. Dan buat saya pos yang membengkak adalah untuk makan ;D apalagi setelah mengenal sushi. Sushi emang bikin kantong bolong!
Hobby saya
Omong-omong tentang sushi. Saya adalah penggemar berat makanan asal Jepang ini. Pada dasarnya saya adalah penggemar makanan. Pertama kali mencoba rasanya memang agak aneh di lidah, tapi itu hanya penyesuaian saja dengan lidah kita yang tidak terbiasa memakan makanan mentah. Begitu saya mencoba lagi kedua kali, saya langsung jatuh cinta dengan makanan ini. Dan makanan ini juga yang membuat saya penasaran tentang hal lainnya dari negara asalnya. Kalo orang bijak mengatakan selalu ada langkah pertama menuju suatu keberhasilan. Saya berharap suatu saat saya akan berhasil menginjakkan kaki di Jepang dan semua itu berawal dari sepiring nigiri sushi. Tobiko is my fav!
Selain sushi, saya paling suka dengan SAMBAL terasi mentah. Semakin pedas, semakin menantang. Apalagi ditambah dengan lalapan mentah dan petai rebus. Hahahaha…
Awalnya saya pikir, kenapa ya saya suka dengan lalapan, sambal dan petai? saya baru ingat kalau saya ada keturunan Jawa Barat. Opa saya orang rengas dengklok.
Saya sepertinya sudah mulai menyukai dunia potret memotret yang diawali pagi tadi. Sepertinya saya tertarik untuk belajar banyak. Selain itu, wajah saya tidak fotogenik jadi mau diapakan juga akan tetap terlihat seperti itu
makanya lebih baik belajar memotret daripada jadi model foto. Toh nantinya akan berguna untuk blog saya juga
Saya suka sekali dengan hal-hal yang berbau ketrampilan tangan. Saya suka mencari ide untuk membuat kartu ulang tahun yang “cuma satu-satunya” khusus untuk orang-orang yang berarti dalam hidup saya. Saya senang akan perasaan yang muncul pada saat mereka menerima kartu yang saya buat. Tidak hanya kartu, saya senang bikin sesuatu yang saya buat sendiri dan saya berikan untuk orang lain.
Saya suka mengkoleksi sesuatu. Terkadang barang-barang yang tidak penting yang saya koleksi. Barang “paling bodoh” yang pernah saya koleksi adalah pelastik pembungkus pembalut wanita. Bukan pembalut bekas pakai tapi pelastik luarnya yang ada mereknya. Saya suka dengan warna-warnanya yang cerah. Tapi itu dulu, setelah sadar itu tidak ada gunanya akhirnya saya buang.
Saya dan Mimpi saya
Mimpi saya:
Nah, untuk mimpi saya yang terakhir, kalo ada yang punya mimpi serupa dan ingin mewujudkannya mari kita bahas bersama..Siapa tahu dengan banyak tangan terkumpul bisa membahagiakan orang lain…duelaahhh…
Yah, begitulah saya…:p
hiiiii,,,,,, salam kenal aja….saya juga katolik mau sharing aja tapi bukan sekarang tapi sekarang cuman kasih email saya biar nanti saling send email baru ngomongnya panjang lebar.trims
Comment by junior — September 23, 2009 @ 1:57 am
Hi juga…sebetulnya sudah lama tidak membuka blog ini. Maaf kalau saya baru memberi respon saat ini. salam kenal juga, silahkan jika ingin share sesuatu dengan saya…
Suntea
Comment by bundasuntea — October 29, 2009 @ 7:03 pm